Penjelasan Lengkap Mengenai Larangan Judi Online

Penjelasan Lengkap Mengenai Larangan Judi Online

Di Indonesia dengan mayoritas penduduk Islam yang tinggi membuat beberapa peraturan memiliki kesamaan dengan syariat agama yang mereka miliki. Salah satunya terkait dengan perjudian yang masih banyak ditemukan di berbagai daerah. Perkembangan teknologi juga membuat perkembangan judi semakin pesat dengan memasukkan berbagai permainan unsur judi dalam model daring.

Padahal Indonesia telah melarang perbuatan judi sejak Soekarno masih menjabat sebagai presiden, namun saat itu perjudian yang dilarang masih judi konvensional, bukan merupakan judi online. Walaupun semua bentuk perjudian tetap dilarang untuk dimainkan oleh warga negara Indonesia. Namun di masa orde baru, pelegalan perjudian pernah dilakukan di beberapa kota besar di Indonesia, salah satunya adalah Jakarta.

Gubernur Jakarta saat itu berdalih bahwa hasil pajak judi akan digunakan untuk membangun kota Jakarta menjadi lebih modern. Keputusan tersebut dikecam oleh banyak pihak, baik dari MUI, mahasiswa, sampai dengan public figure yang cukup berpengaruh. Setelah gubernur tersebut turun, gubernur Jakarta selanjutnya melarang perjudian dan menutup semua tempat judi di wilayah tersebut.

Penjelasan Mengenai Larangan Judi

Di Indonesia, judi online dengan media daring baru merebak di masyarakat pada tahun 2000-an keatas, ketika internet dan perangkat seluler mulai banyak digunakan oleh masyarakat.

Mengetahui hal tersebut, Kominfo sebagai pihak yang bertanggung jawab mengenai internet dan media sejenisnya di internet Indonesia membuat undang-undang untuk melarang perjudian dilakukan secara daring.

Pasal yang digunakan untuk melarang judi online adalah pasal UU ITE dan pasal KUHP. Di dalam pasal tersebut, yang berada di ayat 2 pasal 27 menyatakan bahwa semua perjudian yang dilakukan dengan konsep daring dilarang dan melanggar undang-undang negara. Jika bandar maupun pemain judi daring tertangkap, akan diberikan hukuman sesuai dengan kesalahan yang dilakukan.

Ancaman hukuman yang di dapatkan ada dua, yakni hukuman kurungan penjara dan denda dengan jumlah yang telah ditentukan. Tidak hanya itu, mereka yang mengunakan kesempatan untuk bermain judi dan turut ikut untuk mengadakan perjudian tersebut juga akan diberikan hukuman yang sama.

Dengan banyaknya larangan yang diberikan oleh pemerintah Indonesia terhadap judi daring, banyak pemain yang akhirnya menggunakan server luar negeri untuk bermain. Sehingga memudahkan dalam melakukan taruhan dan permainan, serta pengelolaan sistem dan pembagian uang kemenangan.

Hal tersebut masih bisa diurus oleh pihak kepolisian dengan melakukan penyelidikan pada rekening atau nomor-nomor yang terindiksi memiliki hubungan dengan bandar judi online. Tidak jarang banyak pemain yang ditangkap ketika hendak melakukan taruhan dan membayarnya. Ini cukup membuat banyak orang jera untuk tidak bermain judi, baik secara daring maupun konvensional.

Baca juga: Cara Menghadapi Orang yang Ketagihan Judi Togel Online

Di masyarakat mereka yang bermain judi juga diberikan cap yang buruk, dimana mereka akan dikucilkan dan tidak dianggap sebagai warga negara yang baik. mereka yang bermain judi biasanya juga diasosiasikan dengan pemabuk dan tidak memiliki tanggung jawab yang baik, sebab uang yang dimilikinya digunakan untuk berjudi alih-alih untuk menyambung hidup.

Anda yang masih bermain judi online sebaiknya berhenti mulai dari sekarang, sebab tidak ada keuntunngan yang akan Anda dapatkan jika bermain judi. Kemenangan yang Anda dapatkan mungkin dianggap sebagai akumulasi kekalahan, namun uang yang Anda dapatkan tersebut bukan berasal dari sumber yang baik.

Karena itu, sebaiknya hindari permainan judi online maupun judi konvensional, sebab akan merugikan Anda sebagai pemain dan merugikan keluarga dan teman di sekitar Anda.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *