Ketentuan Pajak Judi Online Di Asia Jika Dilegalkan

Ketentuan Pajak Judi Online Di Asia Jika Dilegalkan

Kementerian Keuangan Filipina menekankan kesamaan dalam perlakuan pajak antara penyedia layanan perjudian online dan lepas pantai, dan perusahaan yang mengeluarkan izin perjudian online juga memberkati perusahaan kasino berbasis darat.

Kewajiban pajak untuk perusahaan perjudian online akan memenuhi ketentuan yang berlaku untuk perusahaan online, Ungkap Menteri Keuangan Carlos Dominguez.

Ia pun memahami sikap Philippine Amusement and Gaming Corporation (PAGCOR) dalam mengeluarkan izin aktivitas perjudian online untuk memulihkan perekonomian pasca Pandemi Kovid-19.

poker pusla

“Selama operator memegang izin PAGCOR, perlakuan pajak perjudian online akan sama di darat dan lepas pantai,” ujarnya, Kamis (5/11/2020).

Dominguez mengatakan operator kasino telah menderita kerugian besar sebagai akibat dari kebijakan pengamanan untuk mencegah penyebaran Kovid-19. Ia berharap dunia usaha segera bangkit dengan adanya penambahan izin kegiatan judi online.

Sebelumnya, PAGCOR telah mengeluarkan izin penyelenggaraan perjudian online kepada perusahaan kasino City of Dreams Manila, Okada Manila, Resorts World Manila, Solar Resort, dan Casino.

Seperti perusahaan judi online lainnya, perusahaan kasino diharuskan membayar pajak sebesar 5% atas pajak waralaba. Selain mengurangi penguncian, pemerintah juga mengizinkan perusahaan kasino untuk melanjutkan operasi dengan kapasitas 30% mulai 30 Agustus.

Akan tetapi PAGCOR dapat memperoleh dari pendapatan sebesar P4,97 miliar atau Rp1,47 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Pendapatan dari PAGCOR menurun 97% menjadi P132,67 juta atau Rp 39,4 miliar pada September 2020 akibat pandemi Covid-19.

Pendapatan dari aktivitas perjudian turun 60 persen menjadi $ 22,33 miliar, atau $ 6,6 triliun, pada 2019. Tahun 2019 sebesar 55,77 miliar atau Rp 16,5 triliun. Meskipun mengalami penurunan, keuntungan Pagcor mulai pulih dari kerugian bersih P1.6. Rp 47,5 miliar pada semester I / 2020.

Menurut PAGCOR, pendapatan dari kasino berlisensi pada September 2020 adalah P8,44 miliar, atau $ 2,5 triliun. Pendapatan 60% lebih rendah dari tahun lalu. Sementara pendapatan dari operator game lepas pantai turun 6,14 persen menjadi $ 3,76 miliar atau Rp1,11 triliun.

Masuk ke kas keuangan negara dalam bentuk dividen berdasarkan Undang-Undang Dividen Perusahaan yang diatur dan dimiliki pemerintah. Undang-undang mewajibkan perusahaan negara untuk menginvestasikan 50% dari total pendapatan mereka di pemerintah.

Hingga September 2020, P telah menghabiskan $ 15,91 miliar, atau $ 4,7 triliun dalam Rupiah, atau turun 35 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Dari jumlah tersebut, sekitar P9,93 miliar merupakan biaya operasional, sedangkan P5,45 miliar untuk kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan.

Sumber: news.ddtc.co.id